Kamis, Desember 8
Shadow

Bijak Akses Informasi di Era Teknologi

pc

Akses Informasi yang demikian pesat


Perkembangan teknologi turut memengaruhi dunia pendidikan di Indonesia. Para pelajar pun memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan pembelajaran mereka.

Keberadaan teknologi di dunia pendidikan sendiri sejalan dengan transformasi pembelajaran di abad ke-21. Salah satu penerapannya, kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Anies Baswedan, adalah dengan penggunaan komputer dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Bahkan sejak tahun lalu, Kemdikbud telah menerapkan sistem ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Tetapi, para siswa bisa menggunakan komputer tidak hanya untuk ujian,” ujar Anies dalam Seminar Internasional tentang 21 Century Learning di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Anies mengingatkan, para siswa, dan masyarakat pada umumnya, harus berhati-hati menyikapi arus informasi yang begitu mudah diakses di tengah perkembangan teknologi. “Otak manusia ibarat mesin pemindai (scanner) yang menerima jutaan informasi di saat bersamaan. Sementara itu, kemampuan konsentrasi kita tidak bisa dikembangkan dengan baik,” imbuhnya.

Karena itu, setiap pembelajar perlu membekali dirinya dengan beberapa hal seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan berkomunikasi serta kerjasama. Keempat hal ini, kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik), Nizam, juga akan dikembangkan melalui Kurikulum 2013.

Di sisi lain, meski penggunaan teknologi dalam mencari informasi pelajaran sudah diakrabi para pelajar, masih banyak guru gagap teknologi (gaptek). Kemdikbud sendiri rutin memberi pelatihan teknologi kepada para guru. Namun, pelatihan ini selalu terputus dan tidak ada tindak lanjut.

“Nyatanya, kebutuhan pelatihan teknologi bagi para guru sangat dibutuhkan mengingat perubahannya yang begitu cepat,” tandasnya. (Kredit : okezone.com)

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *