Senin, Februari 6
Shadow

TANTANGAN, AKTERNATIF SOLUSI DAN MANFAAT BELAJAR BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan. Hal ini sudah ditentukan sejak tahun 1928 saat sumpah pemuda. Bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu, setiap masyarakat harus menjunjung tinggi bahasa Indonesia dan menggunakannya untuk komunikasi. Berdasarkan hal tersebut, bahasa indonesia berfungsi sebagai bahasa negara dan bahasa utama yang digunakan dalam situasi formal maupun informal.
Sehubungan uraian di atas, pertanyaan mendasar adalah bagaimana tantangan bahasa Indonesia di zaman sekarang? Apakah bahasa Indonesia dapat eksis di tengah perkembangan zaman yang semakin modern? Khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Bahasa gaul dan bahasa asing yang semakin banyak ditemui harus direspons dengan cepat. Oleh karena itu, kita harus bertekad tetap menjaga eksistensi bahasa Indonesia di masa semakin banyaknya arus modernisasi dan globalisasi yang masuk.
Seberapa penting bahasa dapat dilihat dari 3 hal, jumlah penutur, luas daerah peyebaran, dan digunakannya bahasa itu sebagai sarana ilmu, sastra, dan budaya. Jumlah penutur dapat dijelaskan menjadi 2 karakteristik masyarakatnya, yaitu bahasa daerah dan bahasa indonesia. Luas penyebaran menentukan seberapa banyak bahasa tersebut digunakan dimasyarakat, semakin banyak pengguna, dan semakin banyak digunakan dalam berbagai kegiatan keilmuan, budaya dan kemasyarakatan maka semakin penting bahasa tersebut.
Masalah – masalah lain yang muncul diantaranya masyarakat merasa jika menggunakan bahasa asing mampu meningkatkan prestise dan dirasa lebih intelek. Krisis bahasa ini bahkan juga dijumpai pada pejabat negara dan lingkungan pendidikan. Baik guru maupun siswa terkadang selama proses pembelajaran kerap kali dijumpai menggunakan bahasa asing yang sebenarnya kurang perlu. Untuk itu pembelajaran bahasa indonesia di sekolah sangat perlu ditingkatkan agar bahasa indonesia benar – benar menjadi “tuan rumah” di negaranya sendiri.
Tantangan belajar bahasa Indonesia di sekolah dapat berasal dari berbagai sumber, baik itu dari siswa sendiri maupun dari lingkungan sekolah. Beberapa tantangan tersebut dapat diantaranya adalah:

  1. Kurangnya minat terhadap bahasa Indonesia Banyak siswa yang kurang tertarik untuk belajar bahasa Indonesia karena merasa bahwa mata pelajaran ini tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
  2. Kurangnya dukungan dari orang tua Orang tua yang tidak memperhatikan pentingnya belajar bahasa Indonesia dapat menjadi salah satu penghambat bagi siswa dalam belajar mata pelajaran ini.
  3. Kurangnya kemampuan dasar dalam membaca dan menulis Siswa yang kurang memahami kaidah-kaidah dasar dalam membaca dan menulis dapat mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Indonesia.
  4. Kurangnya metode pembelajaran yang menarik Metode pembelajaran yang monoton dapat membuat siswa kurang tertarik untuk belajar bahasa Indonesia.
    Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, beberapa solusi yang dapat dilakukan adalah:
  5. Menggunakan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan Dengan menggunakan metode pembelajaran yang menarik, siswa akan lebih terdorong untuk belajar bahasa Indonesia dengan lebih antusias.
  6. Menggunakan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa Dengan menggunakan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan siswa, maka mereka akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
  7. Memberikan dukungan dan motivasi yang cukup dari orang tua Orang tua yang memberikan dukungan dan motivasi yang cukup dapat membantu siswa untuk lebih termotivasi dalam belajar bahasa Indonesia.
  8. Memberikan bantuan tambahan bagi siswa yang kesulitan dalam membaca dan menulis Siswa yang kesulitan dalam membaca dan menulis dapat diberikan bantuan tambahan, seperti mengajarkan kaidah-kaidah dasar dalam membaca dan menulis, atau dengan memberikan bantuan tambahan dari guru atau tutor.

Dari berbagai tantangan dan permasalahan belajar berbahasa indonesia, berikut ini adalah beberapa solusi untuk menghadapi tantangan belajar bahasa Indonesia:

  1. Mulai dari yang mudah
    Jika siswa merasa kebingungan dengan materi yang diberikan, coba mulai dari yang mudah terlebih dahulu. Misalnya, siswa dapat mempelajari tata bahasa yang lebih sederhana, seperti tata cara penulisan dan penggunaan kata sambung, sebelum mempelajari materi yang lebih rumit seperti tata cara penulisan kalimat dan paragraf.
  2. Banyak membaca
    Membaca merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia. Siswa dapat membaca teks-teks yang sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimilikinya, seperti buku anak-anak, koran, majalah, atau novel. Dengan terus membaca, siswa akan terbiasa dengan tata bahasa yang benar, sehingga akan lebih mudah bagi siswa untuk memahami dan menulis teks-teks yang lebih rumit.
  3. Belajar dari kegagalan
    Jika siswa merasa kegagalan dalam belajar bahasa Indonesia, jangan menyerah dan terus belajar dari kegagalan tersebut. Siswa dapat meminta bantuan guru atau orang lain yang lebih ahli dalam bahasa Indonesia untuk memahami materi yang sulit. Selain itu, siswa juga dapat mencari sumber belajar tambahan, seperti video tutorial, buku, atau aplikasi belajar bahasa Indonesia.
  4. Gunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan sehari-hari
    Untuk meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia, siswa dapat mencoba menggunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan sehari-hari, seperti berkomunikasi dengan teman, menulis catatan harian, atau menonton film atau acara televisi berbahasa Indonesia. Dengan terus menggunakan bahasa Indonesia, siswa akan terbiasa dengan tata bahasa yang benar dan akan lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Alternatif alternatif solusi sederhana di atas, diharapkan dapat digunakan dan diterapkan siswa selama belajar bahasa indonesia. Hal ini mengingat pentingnya belajar bahasa indonesia terutama di dunia kerja. Untuk itu siswa juga harus mengetahui ada bnyak manfaat yang dapat diambil ketika seseorang menguasai bahasa indonesia khususnya di dunia kerja :

  1. Meningkatkan peluang kerja: Kemampuan bahasa Indonesia yang baik dapat meningkatkan peluang kerja, terutama jika Anda bekerja di sektor yang berkaitan dengan Indonesia. Misalnya, jika Anda bekerja di perusahaan multinasional yang memiliki cabang di Indonesia, atau jika Anda bekerja di perusahaan ekspor yang menjual produk ke Indonesia.
  2. Meningkatkan kemampuan komunikasi: Kemampuan bahasa Indonesia yang baik akan membantu Anda untuk lebih mudah berkomunikasi dengan rekan kerja atau klien yang berasal dari Indonesia. Ini akan membantu Anda untuk lebih efektif dalam bekerja dan menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar Anda.
  3. Meningkatkan kemampuan berkolaborasi: Kemampuan bahasa Indonesia yang baik akan membantu Anda untuk lebih mudah bekerja sama dengan rekan kerja yang berasal dari Indonesia, serta membantu Anda untuk lebih mudah memahami budaya dan kebiasaan orang-orang di Indonesia. Ini akan membantu Anda untuk lebih mudah bekerja dalam tim dan mencapai tujuan bersama.
  4. Meningkatkan kemampuan bisnis: Kemampuan bahasa Indonesia yang baik akan membantu Anda untuk lebih mudah memahami pasar Indonesia dan membuat keputusan bisnis yang tepat. Ini akan membantu Anda untuk lebih sukses dalam mengelola bisnis atau proyek yang terkait dengan Indonesia.
  5. Meningkatkan kemampuan memahami isu-isu global: Indonesia adalah salah satu negara terbesar di dunia, sehingga memahami bahasa dan budaya Indonesia akan membantu Anda untuk lebih mudah memahami isu-isu global yang terkait dengan Indonesia. Ini akan membantu Anda untuk lebih terlibat dalam perdebatan global dan membuat keputusan yang tepat untuk masa depan Anda.
    Dari segudang manfaat tersebut diharapkan siswa sadar akan pentingnya belajar bahasa indonesia. Mungkin terlihat sepele, tetapi mengingat manfaat yang sebegitu banyaknya, patut dijadikan skala prioritas utama ketika mengembangkan potensi kompetensi selama belajar di sekolah. Keterampilan dan pengalaman perlu dibangun dan diperbanyak, agar semakin mahir dan kompeten, agar manfaatnya lebih terasa. Peran keaktifan guru dan siswa sangat diperlukan agar tingkat penguasaan semakin tinggi dan lebih efektif.
+1
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *