Senin, Mei 17
Shadow

SMK Negeri 1 Pracimantoro Peduli Lingkungan

Kegiatan bakti masyarakat untuk wujudkan Pracimantoro hidup bersih.

Penanaman pendidikan karakter peserta didik SMK Negeri 1 Pracimantoro dengan Bakti Masyarakat (Peduli Sampah). Pendidikan karakter tidak hanya dilakukan di sekolah saja, tapi dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Kebersihan lingkungan menjadi pilihan SMK Negeri 1 Pracimantoro untuk penerapan pendidikan karakter. Dengan mengajak peserta didik untuk memungut sampah di lingkungan Pracimantoro, maka akan muncul sikap kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar. Banyaknya tumpukan sampah menjadi lingkungan tidak nyaman, bau yang menyengat, hingga timbulnya beragam penyakit serta banjir.

Masyarakat secara umum mempunyai kesadaran yang rendah dalam hal memikirkan konsekuensinya. Kebiasaan untuk hidup sehat dan bersih tidak terlalu menjadi prioritas masyarakat. Untuk memberikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan, penumbuhan perilaku membuang sampah pada tempatnya harus ditegakkan dengan tegas.

Membuang sampah pada tempatnya merupakan kegiatan yang sederhana dan mudah, namun tidak semua orang terbiasa untuk melakukannya. Berbagai jenis sampah seperti plastik, kaca, kayu, hingga puntung rokok banyak ditemui di sekitar pinggir jalan wilayah Pracimantoro.

Peserta bakti masyarakat terbagi menjadi tiga bagian dengan sasaran yang dituju yaitu sekitar SMP Negeri 1 Pracimantoro sampai dengan lingkungan Pule, Sekanem ke selatan, dan sekitar Gunung Penges. Kegiatan yang dilakukan pada hari Rabu, 12 Desember 2018 ini bekerja sama dengan pemerintah kecamatan Pracimantoro, Koramil Pracimantoro, dan Polsek Pracimantoro.

Kegiatan ini berkaitan juga dengan acara pasca Penilaian Akhir Semester (PAS) semester gasal yang dilakukan SMK Negeri 1 Pracimantoro. Gunawan Widi Hartato, selaku guru dan koordinator bakti masyarakat menjelaskan “Jika biasanya kegiatan pasca PAS dilakukan dengan kegiatan class meeting seperti kegiatan lomba, untuk tahun ini diganti dengan suasana baru yang lebih menguatkan karakter peserta didik”. Tujuan pendidikan bukan hanya melahirkan insan yang cerdas, namun juga menciptakan insan yang berkarakter kuat.

Mari kita bersama-sama menjaga menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga menciptakan Pracimantoro resik, Pracimantoro nyaman, dan Pracimantoro gayeng.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *