Kamis, Desember 8
Shadow

VISIONER! SMKN 1 PRACIMANTORO SELENGGARAKAN PAS BERBASIS ANDROID

Wonogiri – SMKN 1 Pracimantoro mengklaim untuk jadi yang pertama kali menyelenggarakan tes Penilaian Akhir Semester (PAS) berbasis online dengan menggunakan perangkat handphone android pribadi milik peserta didik (26/11). Santer terdengar revolusi industri 4.0 agaknya membuat SMKN 1 Pracimantoro berlari untuk membuat inovasi yang tidak hanya dalam proses pembelajaran tapi juga dalam penilaian. Hal ini tentu merupakan gebrakan baru dalam dunia pendidikan karena yang kita tahu selama ini penyelenggaraan tes berbasis online hanya ada pada taraf ujian nasional saja dengan CBT.

Impian peserta didik SMKN 1 Pracimantoro yang notabene adalah anak-anak milenial yang juga barang tentu tidak bisa lepas dari gadget dan internet ini seolah nyata dapat direalisasikan dalam sistem penilaian kali ini. Bagaimana tidak, mereka disuguhkan dengan kemudahan mengerjakan soal tes dengan hanya memainkan jempol mereka untuk memilih opsi jawaban yang ada tanpa sibuk membolak-balikan kertas naskah soal. Sekali lagi, SMKN 1 Pracimantoro laik mendapatkan gelar visioner dan menjadi pelopor di Wonogiri!

Putra Jaya, S,Pd.,M.T selaku kepala SMKN 1 Pracimantoro yang juga anggota tim pengembang kurikulum SMK nasional sudah menantikan saat-saat ini sejak lama. Langkah ini harus segera ditempuh, ini merupakan proses dalam mencapai kemajuan. Efisiensi ini nyata dengan hilangnya biaya penggandaan naskah soal dan pengoreksian lembar jawab peserta didik. Kemudian, melatih anak untuk terbiasa dengan hitech disamping juga pada sisi karakter juga mau tidak mau anak tidak dapat bekerja sama apalagi menyontek satu dengan yang lainnya. Ungkapnya dalam sebuah briefing rencana kegiatan Penilaian Akhir Semester pada awal November lalu.

Program yang digarap oleh tim TKJ yang bekerjasama dengan Kurikulum mampu meng-cover semua perangkat handphone pribadi siswa untuk menjalankan sistem tersebut. Dengan pemasangan WiFi pada tiap-tiap ruang kelas diharapkan dapat menghindarkan dari persoalan kekuatan sinyal yang lemah. Terhitung sebanyak lima kali telah dilakukan simulasi dan menemukan beberapa kasus atau kesulitan yang dengan sigap dapat diselesaikan melalui trouble shooting.

Pengalaman pertama kali tes tadi tidak ada kendala yang berarti. Artinya masalah yang ada terbilang minor seperti loading yang sedikit lama ketika proses log in oleh karena browser yang belum update. Jadi, dapat dikatakan sukseslah! Papar Nuryani Destiningsih, M.Pd, salah seorang guru yang juga menjadi pengawas tes. (red:ibet)

 Artikel ini telah tayang pada https://ibetland.wordpress.com/2018/11/26/visioner-smkn-1-pracimantoro-selenggarakan-pas-berbasis-android/

Penulis : Beti Wulandari (ibetland.wordpress.com)

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *