Rabu, September 23
Shadow

PELATIHAN MEMBUAT KONTEN PUBLIKASI SEKOLAH BERSAMA IBU WAHYU UTAMI DARI JOGJA FILM ACADEMY

SMK Negeri 1 Pracimantoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi dan kreativitas peserta didik melalui program Guru Tamu Jurnalisme Digital. Mengusung tema “Teknik Membuat Konten Liputan SMK yang Hidup”, kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Ibu Wahyu Utami, seorang dosen dari Jogja Film Academy (JFA).

Program ini diselenggarakan untuk memperkuat kompetensi siswa dalam memproduksi konten digital yang kreatif, informatif, dan menarik. Melalui kegiatan ini, para peserta didik tidak hanya dibekali teori jurnalistik dasar, tetapi juga dipandu untuk mengolah setiap kegiatan sekolah menjadi narasi liputan yang memiliki nilai informasi dan daya tarik cerita.

Pembekalan Pelatihan Komprehensif

Dalam sesi pemaparan materi, para siswa mendapatkan wawasan mendalam mengenai alur kerja liputan media digital secara profesional. Materi yang dipelajari meliputi:

  • Teknik Membuat Konten Liputan SMK: Strategi mengemas aktivitas vokasi sekolah menjadi sajian visual dan naratif yang dinamis.
  • Penentuan Angle Berita: Membidik sudut pandang unik agar pesan berita tersampaikan secara kuat dan tidak monoton.
  • Observasi dan Wawancara: Teknik mendokumentasikan fakta lapangan serta mengajukan pertanyaan kritis kepada narasumber.
  • Pengambilan Foto dan Video: Kaidah visualisasi gambar yang estetis dan mampu memperkuat jalan cerita.
  • Penyusunan Bahan Liputan: Mengolah data, narasi, dan dokumentasi visual menjadi satu kesatuan konten yang utuh.
  • Refleksi dan Evaluasi: Menganalisis hasil karya liputan untuk mengukur efektivitas pesan dan kualitas teknis.

Praktik Lapangan: Kolaborasi Tim Redaksi Muda

Sesuai dengan esensi pendidikan vokasi yang mengedepankan pengalaman praktis, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi liputan langsung di lapangan secara berkelompok. Pembagian peran dalam kelompok kerja dirancang untuk melatih kerja sama tim dan profesionalisme:

  1. Pengamat: Mencatat detail peristiwa, suasana, dan fakta penting di lokasi liputan.
  2. Pewawancara: Menggali keterangan mendalam dari narasumber.
  3. Fotografer/Videografer: Membidik momen-momen kunci melalui lensa kamera.
  4. Penyusun Konten: Merangkai seluruh bahan observasi, visual, dan wawancara menjadi produk liputan digital yang siap tayang.

Mencetak Content Creator Muda yang Bertanggung Jawab

Jurnalisme digital di era modern bukan sekadar menghasilkan visual yang menarik, melainkan juga tentang bagaimana menyajikan informasi secara jelas, faktual, kreatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Melalui pendampingan langsung dari narasumber Jogja Film Academy ini, SMKN 1 Pracimantoro berharap para siswa semakin percaya diri dan terampil menjadi content creator muda. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu secara konsisten menggemakan cerita-cerita positif, inovasi, dan prestasi dari lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar ke ranah publik.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *