
Yogyakarta — Kegiatan outing class SMK Negeri 1 Pracimantoro di Yogyakarta menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar lingkungan sekolah yang memberikan pengalaman langsung kepada para siswa. Dalam kegiatan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia industri, khususnya bidang Perhotelan dan Kuliner, melalui kunjungan dan berbagai aktivitas edukatif di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta.
Selama berada di hotel, siswa mengikuti sejumlah kegiatan yang telah disiapkan untuk memberikan gambaran mengenai pekerjaan dan keterampilan yang diterapkan dalam industri perhotelan. Berbagai kegiatan tersebut meliputi table manner, demonstrasi florist, demonstrasi making bed, demonstrasi pembuatan minuman mocktail, serta hotel tour. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga dapat mengamati dan memahami praktik kerja secara langsung.
Table Manner
Kegiatan pertama yang diikuti oleh para siswa adalah table manner. Kegiatan ini memberikan pengetahuan mengenai tata cara makan dan etika yang diterapkan ketika berada di meja makan, khususnya dalam lingkungan formal dan profesional. Siswa diperkenalkan dengan cara menggunakan peralatan makan secara tepat, posisi duduk yang baik, serta sikap yang perlu diperhatikan selama menikmati hidangan.
Selain mempelajari penggunaan peralatan makan, siswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesopanan, kebersihan, dan etika ketika berada di meja makan. Pengetahuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam bidang Perhotelan dan Kuliner, karena seorang pekerja di industri hospitality dituntut mampu memahami standar pelayanan dan memberikan pengalaman yang baik kepada tamu.
Kegiatan table manner berlangsung dengan suasana yang menarik karena siswa dapat langsung mempraktikkan materi yang disampaikan. Dengan adanya praktik tersebut, siswa menjadi lebih mudah memahami tata cara pelayanan serta etika makan yang sebelumnya mungkin hanya mereka ketahui melalui pembelajaran di kelas.
Demo Florist
Setelah kegiatan table manner, siswa mengikuti demonstrasi florist. Pada sesi ini, siswa diperkenalkan dengan salah satu keterampilan yang berkaitan dengan penataan dan dekorasi bunga di lingkungan perhotelan. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana bunga dapat digunakan untuk memperindah ruangan maupun area tertentu di hotel.
Siswa dapat melihat secara langsung proses penataan bunga yang dilakukan dengan memperhatikan bentuk, warna, komposisi, dan kesesuaian dekorasi dengan kebutuhan ruangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pekerjaan di industri perhotelan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kepada tamu, tetapi juga membutuhkan kreativitas dan kemampuan dalam menciptakan suasana yang menarik dan nyaman.
Melalui demo florist, siswa mendapatkan wawasan bahwa ketelitian dan kreativitas memiliki peranan penting dalam menghasilkan dekorasi yang sesuai dengan standar estetika. Pengalaman tersebut menjadi pengetahuan tambahan yang dapat membantu siswa memahami berbagai jenis pekerjaan yang terdapat dalam industri hospitality.
Demo Making Bed
Kegiatan berikutnya adalah demonstrasi making bed. Pada sesi ini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai cara menyiapkan tempat tidur agar terlihat rapi, bersih, dan nyaman bagi tamu. Demonstrasi dilakukan dengan memperlihatkan tahapan penataan tempat tidur sesuai dengan standar yang diterapkan dalam pelayanan kamar hotel.
Siswa dapat mengamati bagaimana sprei, selimut, bantal, dan perlengkapan lainnya ditata dengan rapi. Selain memperhatikan teknik penataan, siswa juga memahami bahwa kebersihan dan kerapian merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada tamu.
Kegiatan making bed memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat melihat secara langsung salah satu pekerjaan yang menjadi bagian dari operasional hotel. Dari kegiatan tersebut, siswa dapat memahami pentingnya ketelitian, kecepatan, kebersihan, serta konsistensi dalam menjalankan pekerjaan di bidang perhotelan.
Demo Membuat Minuman Mocktail
Selanjutnya, siswa mengikuti demonstrasi pembuatan minuman mocktail. Kegiatan ini memperkenalkan siswa pada proses pembuatan minuman tanpa alkohol yang dapat disajikan kepada tamu. Dalam demonstrasi tersebut, siswa dapat melihat bagaimana bahan-bahan dipersiapkan dan dikombinasikan hingga menghasilkan minuman yang menarik dari segi rasa maupun tampilan.
Pembuatan mocktail tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam mencampurkan bahan, tetapi juga memperhatikan takaran, teknik penyajian, kebersihan, dan estetika. Penampilan minuman menjadi salah satu hal yang diperhatikan karena penyajian yang menarik dapat memberikan nilai tambah terhadap pengalaman tamu.
Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh wawasan mengenai salah satu aktivitas yang berkaitan dengan bidang Kuliner dan pelayanan makanan serta minuman. Demonstrasi tersebut juga menunjukkan bahwa kreativitas dan ketelitian sangat diperlukan untuk menghasilkan produk minuman yang memiliki kualitas dan tampilan yang baik.
Hotel Tour
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hotel tour. Dalam kegiatan ini, siswa diajak berkeliling untuk mengenal berbagai bagian dan fasilitas yang terdapat di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Siswa dapat melihat secara langsung lingkungan hotel serta memperoleh penjelasan mengenai fungsi dari berbagai area yang dikunjungi.
Melalui hotel tour, siswa mendapatkan gambaran mengenai bagaimana sebuah hotel memiliki berbagai fasilitas dan bagian yang saling berhubungan dalam menunjang pelayanan kepada tamu. Kegiatan ini juga membantu siswa memahami bahwa operasional hotel membutuhkan kerja sama dari berbagai departemen agar pelayanan dapat berjalan dengan baik.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang berharga karena siswa dapat melihat secara langsung suasana lingkungan kerja di industri perhotelan. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai fasilitas hotel, tetapi juga mendapatkan gambaran tentang standar pelayanan, kerapian, kebersihan, serta profesionalisme yang diterapkan dalam industri hospitality.
Pengalaman dan Pembelajaran yang Diperoleh
Rangkaian kegiatan di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Melalui table manner, demo florist, demo making bed, demo pembuatan mocktail, dan hotel tour, siswa dapat mengenal berbagai aspek yang terdapat dalam bidang Perhotelan dan Kuliner secara lebih nyata.
Kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman bahwa industri perhotelan membutuhkan berbagai keterampilan, mulai dari kemampuan berkomunikasi, memberikan pelayanan, menjaga kebersihan, bekerja secara teliti, hingga memiliki kreativitas. Setiap kegiatan yang dilakukan memiliki keterkaitan dengan proses pelayanan dan pengalaman yang diberikan kepada tamu.
Dengan mengikuti kegiatan secara langsung di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, siswa memperoleh tambahan wawasan mengenai dunia industri yang dapat menjadi bekal untuk memahami lingkungan kerja di masa mendatang. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membuat siswa lebih mengenal penerapan keterampilan Perhotelan dan Kuliner dalam lingkungan kerja yang profesional.





